10 Februari 2010

CINTA MEMANG PENUH MELODRAMA


Halo sahabatku semua... masih inget kah sama sepenggalan lirik lagu ini:

"Papa Alpha Charlie Alpha Romeo..
Mengajakku gombal di udara..
Memang cinta asyik dimana saja..
Walau pun di angkasa..."

Lagu jadul yang di nyanyikan oleh WARKOP PRAMBORS itu bercerita tentang asmara di udara. Asmara yang di kirim lewat walkie talkie. Dan ada pula VINA PANDUWINATA. Berbunga-bunganya hati, terlihat benar tatkala VINA bernyanyi:

"Sepucuk surat yang wangi..
Warnanya merah hati...
Bagai bingkisan pertama..
Tak sabar ku buka..."

Bukan semata-mata cinta-cintaan yang polos bahkan terkesan konyol. Dan ada pula yang berbau skandal. Contohnya adalah TRIO MACAN:

"Bang sms siapa ini bang...
Bang pesannya pake sayang-sayang...
Bang nampaknya dari pacar abang...
Bang hati ini mulai tak tenang..."

wkwkwkwkwkwwk geli sendiri saya bacanya
Namun begitulah, itu artinya setiap zaman punya caranya sendiri dan juga punya tekhnologinya sendiri untuk memadu romansa. Yang dulu sedemikian trendy, sekarang terasa baheula... yang semula begitu keren, sekarang terasa norak!

Nha..yang sekarang sedang "IN" adalah FACEBOOK, TWITTER dan media online lainnya. FACEBOOK memang asik, tapi FACEBOOK pula yang sudah menjadi PINTU MALAPETAKA bagi seorang gadis bernama (sebut saja) "Suketi". Gadis itu pekan lalu sempat menghilang setelah berkenalan dengan seorang lelaki melalui FACEBOOK. Episode berikutnya bikin uring-uringan. "Suketi" terpikat, lalu berjumpa darat, menghilang singkat, dan kegadisannya pun di kabarkan lenyap. Semakin DRAMATIS bukan? Apalagi MELODRAMA "Si Suketi" dan kekasihnya itu berlangsung pada bulan Februari, bulan yang oleh sebagian orang di identikan sebagai bulan kasih sayang.

CINTA MEMANG BERJUTA RASA. Media-media online pun membuat FANTASI CINTA MENJADI SEMAKIN GEGAP GEMPITA..SEMAKIN PENUH DENGAN BUNGA. Cinta atau tepatnya iming-iming cinta yang diterima oleh "Suketi" tidak lebih dari sebuah serpihan saja. Imajinasi "Suketi" sendiri yang kemudian menyempurnakan serpihan itu menjadi MOZAIK yang INDAH bahkan melebihi keindahan aslinya (MENYAMARKAN KEBUSUKANNYA). Tapi "Suketi" lupa bahwa imajinasi itu ibarat BATAS ANGKASA. Dan seperti captain curtis star trek bilang, "space is a final frontier". Dan terbukti sudah bahwa fenomena di ruang maya yang nyaris tanpa batas itu membuat cecunguk sekalipun bisa terlihat di mata "Suketi" laksana pangeran tertampan dari negeri impian!

08 Februari 2010

BAPAK PEJABAT KITA...."Pliss Donk Ah???"

Benar kah KERBAU adalah BINATANG YANG SERBA NEGATIF? (Seperti yang di tafsirkan oleh Bapak Pejabat kita) JANGAN SALAH!!! Kerbau di negeri kita justru adalah salah satu jenis binatang yang menjadi SAHABAT PETANI. Berkat KERBAU (sebagai penarik bajak di sawah), INDONESIA akhirnya di kenal dunia sebagai NEGERI AGRARIS. Berdendang tentang desa, bernyanyi tentang sawah yang hijau, dan bersiul tentang padi yang ranum, semua itu tidak mungkin jika tanpa adanya KERBAU!!

Dibanyak daerah, KERBAU juga menempati posisi sebagai BINATANG PERSEMBAHAN. Baik persembahan untuk DEWA, maupun persembahan untuk PARA TAMU. Suku yang berasal dari SUMATERA BARAT juga sangat erat mengaitkan diri dengan KERBAU. Contoh: MINANGKABAU merupakan singkatan dari "MENANG KERBAU". Memiliki makna betapa KERBAU punya KEMAMPUAN dan punya POTENSI yang menjadi ILHAM POSITIF bagi masyarakat MINANG. Hal itu pun yang membuat kita lantas mengenal RANAH MINANGKABAU sebagai negeri penghasil KAUM CERDIK CENDIKIAWAN, lagi AGAMIS DI PERSADA NUSANTARA.

Di kancah POLITIK, ideologi MARHAENISME di INTRODUKSI oleh BUNG KARNO setelah TERINSPIRASI oleh kerja keras seorang petani bernama "MARHAEN". Konon saat itu BUNG KARNO sangat terkesan oleh jiwa PANTANG MENYERAH dan BANGGA akan kemampuan diri sendiri yang dimiliki oleh MARHAEN. Dan MARHAEN pun ketika itu di saksikan BUNG KARNO tengah serius membolak balik TANAH PERSAWAHAN bersama KERBAU kesayangannya.

Dari buku-buku sejarah kita juga tahu, sebelum menggunakan BURUNG GARUDA sebagai lambang negara, para pendiri negeri kita sempat menimbang-nimbang memakai gambar binatang semacam KERBAU sebagai DESIGN LAMBANG NEGARA KITA. Namun terlepas dari GARUDA menyingkirkan KERBAU, itu menjadi BUKTI bahwa KERBAU pernah NYARIS tampil dalam SIMBOL KENEGARAAN.

Nha.. dari beberapa ILUSTRASI diatas, KENTARA bahwa BAPAK PEJABAT kita sepertinya agak LEBAY... agak BERLEBIHAN... dan agak SENSITIF dalam menilai aksi DEMONSTRASI MASYARAKAT. Karena KERBAU nyatanya TIDAK SEHINA yang DI ASOSIASIKAN oleh BAPAK PEJABAT kita. Ini berlaku pula bagi LEBAY "si KERBAU DEMONSTRAN". Jadi sudah lah... berhentilah BERLEBAY RIA.
Ketimbang uring-uringan merasa di jahili KERBAU, mengapa tidak tiru saja WATAK-WATAK POSITIF yang DIMILIKI oleh KERBAU?
Yang Tak kenal lelah, Pantang mengeluh, Tulus dan Mengabdi. BAPAK PEJABAT kita... "pliss donk ah???"

26 Januari 2010

MENYONGSONG 100 HARI

Bapak, Ibu dan saudara-saudara sebangsa setanah air. Ini MENTERI mu sedang bicara kepadamu:
Masih ingatkah kalian sekitar 3 bulan yang lalu aku meminta kalian mendukungku. Terima kasih.. suka atau tidak, terpaksa maupun tidak, kalian telah memberikan dukungan kalian seperti yang kuminta. Beryukur lah karena orang-orang seperti kalian memang sudah sepantasnya memiliki MENTERI seperti aku. Saudara-saudara, hampir 100 hari masa jabatanku. Kini tibalah saatnya atasanku menghitung-hitung kembali kemanfaatan yang dia peroleh setelah melantikku sebagai pembantunya di kabinet.
100 hari tampaknya terlalu dini untuk sebuah proses penilaian untuk sebuah evaluasi. Coba saja kalian bayangkan, ini baru satu contoh:
  • Mobil mewah yang menjadi hak ku selaku MENTERI, baru berapa hari nongkrong di garasi rumahku. Mesinnya pun masih "inreyen". Belum sempat di bawa jalan-jalan jauh. Anak dan istriku pun belum kebagian waktu untuk memamerkannya sebagai simbol status baru mereka selaku KELUARGA MENTERI.
Jadi apa pantasnya EVALUASI 100 HARI? apalagi jika di ikuti RESHUFFLE KABINET. Karena BAU JOK mobil baru pun belum benar-benar puas ku nikmati. Kalau boleh jujur, sepertinya aku memang TIDAK TERLALU BERKUALITAS UNTUK BEKERJA SEBAGAI MENTERI. Bahwa aku di percaya sebagai MENTERI, ya... itu berkat KOMPROMI POLITIK. Atasanku, butuh DUKUNGAN DARI BANYAK PARPOL, termasuk PARPOLKU. Jadi KUALITAS adalah URUSAN NOMOR SEKIAN. Yang jelas Atasanku merasa TENANG DUDUK DI KURSINYA.

Namun setelah kupikir-pikir lagi, apa salahnya aku MENGADU NASIB. Kalau aku SUKSES sebagai ANGGOTA KABINET, yup!! Bagus... Tetapi kalau aku GAGAL, berarti Atasanku yang PALING GAGAL. Karena sudah KELIRU MEMILIH ORANG. Toh aku sudah berusaha keras menjadi PELAYAN RAKYAT yang baik. Caraku adalah dengan MENIRU GAYA KEPEMIMPINAN ATASANKU. Seperti:
  • Dia bicara Normatif, akupun bicara Normatif
  • Dia Jaim alias Jaga Image, akupun ikut-ikutan Jaim.
  • Dia jago Retorika, akupun melakukan hal serupa
  • Bahwa rakyat yang seharusnya KU URUS justru sekarang MENJERIT, itu pun adalah kembaran dari tata kelola Atasanku yang juga MORAT MARIT.
Jadi saudara-saudara, sekarang bantu aku tuk memikirkan satu hal; Andaikan Atasanku menilaiku BURUK, aku tentu TAK AKAN TUNDUK. Persoalan yang bikin repot, kalau opini publik yang serba negatif datang menyeruduk, sukar bagiku untuk MENANGKIS.

Apalagi Atasanku nantinya akan mudah menggantikan aku dengan TOKOH MENTERI lain dengan memanfaatkan opini publik!
Dalam situasi seburuk itu, kalian bisa mendorongku. Dan yang paling perlu di ingat adalah ATASANKU SEORANG PERAGU.. Silahkan pakai CARA KERAS, misalnya: Buat dia gentar dengan ancaman bahwa PARPOL ku akan menarik dukungan. Atau gunakan CARA LEMBUT, misalnya: Angkat dia, puja puji dia, lalu gandengkan dengan keberadaanku. Dengan demikian POPULARITAS ATASANKU TERPELIHARA DAN POSISIKU PUN TERJAGA. Evaluasi 100 hari kabinet, "siapa takut???"

18 Januari 2010

KARUT MARUT INTERNAL POLRI

Langkah menahan petinggi KPK "Bibit & Candra" oleh POLRI, harus diakui sebagai tindakan yang KONTRA PRODUKTIF bagi upaya perbaikan citra Korps Tribratra. Memang tidak sepantasnya dua jajaran penegak hukum di hadap-hadapkan. Namun apa boleh buat? Dalam polemik POLRI V.S KPK, reputasi polri terhempas. Terlebih ketika beredar rekaman suara ANGGODO yang menyebut-nyebut nama mantan Kabareskrim Polri Komjenpol "Susno Duaji". Semakin sesak publik menyimak kemungkinan adanya PATGULIPAT antara orang yang bermasalah dengan hukum DENGAN orang yang seharusnya bekerja sebagai penegak hukum.

Belum selesai sampai di situ MASA KELAM Polri. Pekan lalu tak disangka tak di nyana, "Susno" hadir sebagai saksi meringankan bagi "Antasari Azhar". Kata pemimpin teras Polri; ada ketentuan bahwa susno harus meminta izin terlebih dahulu kepada kapolri. Berangkat dari situ, terlalu NAIF untuk menyangka bahwa "susno tidak tahu aturan main bahwa ia harus memperoleh izin kapolri saat hadir di jam kerja sebagai seorang saksi dengan mengenakan seragam lengkap aparat polri".

JADI ADA APA INI? Mengapa susno seperti NEKAT MENERABAS ATURAN ORGANISASI POLRI? Mungkin susno merasa telah DI KORBANKAN oleh polri..!!! Jadi barangkali, persidangan antara kasus Antasari adalah moment TijiTibeh (maTI siJI maTI kaBEH).

Setelah di korbankan atau di copot dari kursi kabareskrim, sekarang adalah PAY BACK TIME!!! "Saatnya untuk membalas sakit hati". Apabila itu motif yang melandasi kesaksian susno, ini jelas BERBAHAYA!. Kita tidak ingin menyebutnya sebagai PENGUSUTAN DARI DALAM! Tetapi, aksi susno sangat mudah di baca kebanyakan orang sebagai polah yang mengarah pada INSUBORDINASI (Ketidak patuhan pada struktur kepemimpinan) di tubuh polri. Bicara tentang insubordinasi di lapisan elit, efek psikologisnya ke jajaran bawah polri tentu akan seperti BOLA SALJU. Apalagi toh susno juga perwira dengan sederet bintang di pundaknya. Dan sudah menjadi rahasia umum ada kubu-kubuan di dalam organisasi polri.

Setimbun pertanyaan tak bisa kita jawab! Tetapi kita bisa meraba rasakan, bahwa ADA TERLALU BANYAK SILANG SENGKETA YANG MEMBELIT DI DALAM TUBUH POLRI. Bagaimana polri bisa menjalankan secara fokus kerjanya? Jangan2, rencana perbaikan kesejahteraan personeel polri perlu di pertimbangkan kembali menyusul KARUT MARUT INTERNAL ITU. Polri butuh REFORMASI ORGANISASI, polri butuh REVITALISASI SPIRIT PROFESIONALISME. Dan tentu saja seberat apapun masalah yang mereka hadapi, polri butuh DUKUNGAN KITA.. "DUKUNGAN MASYARAKAT INDONESIA"

16 Desember 2009

UAD2 Highlight : Plugin EMT250 (kunci kejernihan vocal NORAH JONES di album 'The Fall' 2009)

Halo semuanya, mau share dikit nih
Mau tahu plugin reverb apa yang dipakai Norah Jones di album terbarunya 'The Fall' (rilis 2009) ?
Ternyata dia menggunakan plugin UAD2 yaitu EMT250 !

Ini gambar pluginnya:

Mau dengar suara vokalnya dengan plugin reverb EMT250 ini ?
Masuk aja ke situs resminya di Norah Jones.Com & otomatis akan di playback lagu-lagu dari album tersebut kok!
Dengarkan bagaimana ketebalan hasil dari plugin EMT250 ini !

Producer Jacquire King Employs Universal Audio Gear For New Norah Jones Album Norah Jones' new album utilizes the sound of Universal Audio's UAD-2 Plug-Is, 2-610 Mic Preamp and a 2192 ConverterProducer Jacquire King in his studio with Universal Audio.

Catatan : (*) plugin hanyalah salah satu komponen dari beberapa faktor utk menghasilkan kualitas audio yang bagus. Komponen lainnya adalah A/D converter dari soundcard Anda, acoustic dari studio Anda, microphone, speaker monitor (utk mendengar secara akurat) & tentunya skill engineering Anda

Semoga bermanfaat buat anda yang berkecimpung di bidang ini!


Sumber: musiktek.com

11 Desember 2009

PREAMP TL AUDIO!

Ingin tahu apa rahasia dibalik kesuksesan supergroup COLDPLAY meraih 3 Grammy Award utk album "Viva la Vida" ? Jawabannya adalah....TL Audio !
Photobucket
Apabila Anda kurang puas dengan preamp bawaan soundcard Anda dan ingin meningkatkan kualitas audio, silakan coba gunakan preamp keluaran TL Audio, perusahaan dari Inggris yang awalnya memperbaiki console legendaris seperti Neve & Trident & merupakan perusahaan pembuat modul Neve EQ pertama !

Untuk info harga/detil produk, bisa click disini

Catatan : (*) preamp hanyalah salah satu komponen dari beberapa faktor utk menghasilkan kualitas audio yang bagus. Komponen lainnya adalah A/D converter dari soundcard Anda, acoustic dari studio Anda, microphone, speaker monitor (utk mendengar secara akurat) & tentunya skill engineering Anda


sumber: musiktek.com

01 Desember 2009

PAK JK...PLEASE BEBERKAN SEGALA KEJANGGALAN YANG TERJADI DI BANGSA INI (T_T)

Semasa kampanye Pemilihan Umum dan pemilihan presiden lalu, sosok SUSILO BAMBANG YUDHOYONO (SBY) mengidentikan dirinya dengan KAMPANYE PERANG TERHADAP KORUPSI.

JUSUF KALLA pun punya pencitraan sebagai PEKERJA KERAS YANG SIAP BERSAING SECARA BERSIH. Penggambaran SBY dan JK itu syah-syah saja. Apalagi jika di ingat pada masa kepemimpinan SBY-JK, sekian koruptor MASUK BUIH. Terlepas apakah itu karena faktor SBY-JK atau lebih karena keseriusan lembaga lain semacam Komisi Pemberantasan Korupsi atau disingkat KPK.

Yang pasti, kiranya tidak berlebihan untuk mengatakan bahwa GELOMBANG ANTI KORUPSI menemukan momentumnya semasa SBY-JK berkuasa! Kita sebutlah itu sebagai MOMEN KEEMASAN. Para KORUPTOR memang tak henti-hentinya MENGGEROGOTI KEKAYAAN NEGARA KITA! Tapi sekali lagi, kurun lima tahun silam juga ditandai oleh bertiupnya gelombang panas yang bernama ANTI KORUPSI.

Tentu, kita tidak ingin kedahsyatan itu berlalu. Kita tidak rela momentum pemberantasan korupsi itu pudar, seiring berlalunya waktu. Bahkan paling tidak, kita tidak mau citra SBY-JK khususnya SBY menjadi CORENG MORENG akibat belatung dalam daging!

Kita tidak mau Presiden kita yang dikait-kaitkan dengan anti korupsi itu justru menjadi TERTATIH-TATIH dalam memimpin kabinet ketika anak belatung itu berada di dalam tubuh pemerintahan sendiri. SBY sudah lolos dari JERAT SENTIMEN PRIBADI ketika dia berbesar hati membiarkan hukum berjalan dengan sebagaimana mestinya terhadap Deputi Gubernur Bank Indonesia "Aulia Pohan" yang resmi menjadi tersangka korupsi yang notabene besan SBY sendiri.

Sekarang SBY kembali dicoba integritas dan jiwa kesatrianya. Kali ini akankah SBY tetap tegak berdiri disaat BUDIYONO orang nomor 2 di republik ini yang notabene orang pilihannya sendiri mulai diincar oleh hukum dan politik?

Kita juga berharap mantan WAkil PRESiden JUSUF KALLA buka suara! Dari laggam komunikasi pasca pemilu, kita menangkap kesan bahwa JK tidak ingin lagi ikut campur dalam urusan pemerintahan! Tapi sikap tutup mulut atas KEBUSUKAN yang sangat mungkin terjadi, jelas bukan bentuk keteladanan yang kita kagumi dari sosok JK.

Jadi, Bapak JUSUF KALLA... kita minta dengan amat sangat "segera beberkan semua yang bapak tau tentang kejanggalan dibalik BANK CENTURY" Ini perlu!!! Bahkan sangat perlu dilakukan! Agar nyata seterang-terangnya siapa gerangan yang sudah bermain didalam kubangan BANK CENTURY dan siapa yang sudah ikut menutup-nutupi KEBOBROKAN INI...!!!

18 November 2009

MUNGKIN ATAU PANTASKAH INDONESIA DIPERCAYA SEBAGAI PENYELENGGARA PIALA DUNIA?

Begitu sengitnya aksi saling bacok antar sesama LEMBAGA PENEGAKAN HUKUM ditanah air, sampai-sampai membuat kita lupa memperhatikan pertarungan sengit antara INDONESIA dengan NEGARA LAIN. Pertarungan bahkan tepat di sebut ATRAKSI BAKU BUNUH itu terjadi di lapangan hijau sepak bola!

Kesebelasan nasional kita berlaga melawan tim-tim asing memperebutkan jatah ke PIALA DUNIA. Laga sepak bola tim nasional kita itu berlangsung ketika kita pada saat yang sama mencoba untuk membangun tekad untuk menjadi tuan rumah PIALA DUNIA. Sebagai wujud keseriusan kita untuk menggelar perhelatan yang paling akbar sedunia itu, disemanggi yang menjadi jantung JAKARTA, bahkan jantung INDONESIA digelar SPANDUK RAKSASA bergambarkan PRESIDEN SBY, Disebelahnya tercetak seruan untuk menyukseskan kampanye INDONESIA MENJADI TUAN RUMAH PIALA DUNIA!

Pertanyaannya: "Mungkinkah atau pantaskah INDONESIA di percaya sebagai penyelenggara PIALA DUNIA?" Jawabannya: "mengapa tidak?" Lihat saja AMERIKA SERIKAT, Negeri yang sejatinya lebih dikenal sebagai biang BOLA BASKET dan SOFTBALL itu ternyata dibilang SUKSES menyelenggarakan PIALA DUNIA beberapa tahun silam. Begitu pula JEPANG, dan KOREA SELATAN. Artinya, siapapun tau bahwa NEGERI MATAHARI TERBIT dan NEGERI GINGSENG itu lebih dikenal sebagai jagoan pada caban-cabang BELA DIRI semacam: KARATE, JUDO, dan juga TAEKWONDO. Tetapi kedua negara ASIA itu juga pernah menjadi TUAN RUMAH PIALA DUNIA.

Hebatnya Amerika Serikat, Jepang dan Korea Selatan, ketiganya benar-benar mengambil derap langkah yang serentak untuk merenggut KEPERCAYAAN MASYARAKAT DUNIA. Bagi mereka, mengadakan perhelatan PIALA DUNIA bukan sebatas menyiapkan diri sebagai "EVENT ORGANIZER (EO)" Bersaing memperebutkan LOKASI PIALA DUNIA, sama artinya dengan menyerap sepak bola kedalam kehidupan Bangsa Amerika, Jepang dan juga Korea Selatan. Dan indikator keberhasilannya yang paling utama sekaligus paling beralasan adalah dengan menepukkan dada mereka yang sanggup berjaya pula di KANCAH OLAH RAGA SEPAK BOLA. Hasilnya selain tetap gemilang dibidang olah raga traditional mereka, Amerika Serikat, Jepang dan Korea Selatan kini juga di pandang sebagai pesaing serius di lapangan hijau. Keikut sertaan mereka pada kompetisi sepak bola bukan lagi sebatas PENGGEMBIRA. Mereka tidak bisa di pandang sebelah mata. Mereka bahkan sering dianggap sebagai KUDA HITAM.

Nah! INDONESIA, sebenarnya punya tradisi sepak bola yang lebih mendarah daging ketimbang ketiga negara tadi. Persoalannya andai kita memang ingin terpilih sebagai TUAN RUMAH PIALA DUNIA, maka kita terlebih dahulu harus mampu unjuk gigi kepada dunia bahwa sepak bola INDONESIA bukan sebatas HOBY. Apalagi bukan sebatas PESTA RAKYAT yang dua kali 45 menit dilapangan, yang berlanjut dengan kerusuhan sekian kali 45 menit dijalanan!

27 Oktober 2009

WUJUD CINTA KASIH TUHAN YANG SESUNGGUHNYA


Seringkali saya mendengar curhatan orang - orang di sekeliling saya yang mengeluh soal ketidak adilan hidup yang diberikan Tuhan kepadanya.. Dari mulai yang sering berbuat baik tapi terus - terusan apes, melihat orang yang secara kasat mata buruk namun bergelimpangan harta, rajin sembahyang namun tidak kunjung datang pula rezeki baginya, tapi sebaliknya..yang jarang bahkan tidak pernah sembahyang justru seolah - olah di berikan rezeki yang berlimpah. Bukan fenomena asing sih.. saya pun merasakan itu semua. Apakah itu berarti Tuhan tidak Cinta??????

Dalam konteks mempertanyakan Cinta Tuhan, katanya Tuhan adalah Maha Pengasih.. DIA konon memiliki kasih sayang yang serba Maha. Dan DIA menunjukkan cinta - cinta nya dengan cara yang luar biasa lewat bentuk - bentuk yang sering berada di luar akal sehat manusia. Lihat saja bagaimana Tuhan menggariskan takdir IBRAHIM di bakar! atau perhatikan pula bagaimana Tuhan membuat suratan bahwa YUSUF harus di penjara! Juga tengok bagaimana Tuhan menorehkan catatan dalam hidup MUSA & ISA, bahwa keduanya harus menjadi manusia buruan. Tentu, jangan lupa!!! Tuhan menjatuhkan MUHAMMAD ke dalam duka lara dengan mengambil orang - orang kesayangan MUHAMMAD dari sisinya.

IBRAHIM dibakar, YUSUF dipenjara, MUSA & ISA dikejar - kejar, dan MUHAMMAD hidup didalam kesepian. Itulah yang kita sebut sebagai perwujudan efek cinta kasih Tuhan. Dari situ, apakah anda masih ingin bertanya - tanya Cinta kah Tuhan dengan anda? Dan apakah semua fenomena yang anda alami dalam hidup anda ini menandakan bahwa Tuhan tidak cinta dengan anda?


Salam, dari penulis yang ga luput dari salah dan dosa serta selalu lemah tanpa kekuatan dan Ridho-NYA
Hafid H. Andriono

23 Oktober 2009

OH IBU...

Mendapat kiriman file dokumen dari saudara sepupu saya.. Isinya menurut saya bagus sekali. Berikut selengkapnya:

Allah mempunyai maksud tertentu ketika menciptakan manusia, dan maksud tersebut menjadi Tugas bagi setiap Manusia yang dilahirkan di muka bumi. Agar masing-masing manusia dapat menjalankan tugas yang diembannya. Allah tidak pernah lupa untuk memberikan "fasilitas" yang unik kepada masing-masing Orang yang kemudian dinamakan "Bakat". Kalau saja setiap manusia bisa menemukan "bakat"-nya masing-masing, berarti bahwa kita bisa menemukan "jalan" sukses masing-masing. Dan untuk bisa mendapat tiket masuk ke jalan tersebut, dibutuhkan "Do'a Ibu", karena Ibu memiliki kedudukan yang sangat tinggi di mata Allah Semoga artikel berikut dapat mengingatkan diri kita masing-masing bahwa untuk mendapatkan tiket masuk ke jalan sukses, kita harus bisa menjaga perilaku, dengan cara memelihara silaturrachmi dengan Orangtua kita. Amiin.

Kenanglah Ibu yang menyayangimu... Untuk ibu yang selalu meneteskan air mata ketika kita pergi... Ingatkah engkau, ketika ibumu rela tidur tanpa selimut demi melihatmu, tidur nyenyak dengan dua selimut membalut tubuhmu... Ingatkah engkau ketika jemari ibu mengusap lembut kepalamu..? Dan ingatkah engkau ketika air mata menetes dari mata ibumu ketika ia melihatmu terbaring sakit..? Sesekali jenguklah ibumu yang selalu menantikan kepulanganmu di rumah tempat kau dilahirkan. Kembalilah memohon maaf pada ibumu yang selalu rindu akan senyumanmu.

Simpanlah sejenak kesibukan-kesibukan duniawi yang selalu membuatmu lupa untuk pulang. Segeralah jenguk ibumu yang berdiri menantimu di depan pintu bahkan sampai malampun kian larut. Jangan biarkan engkau kehilangan saat yang akan kau rindukan di masa datang ketika ibu telah tiada...

Tak ada lagi yang berdiri di depan pintu menyambut kita... Tak ada lagi senyuman indah tanda bahagia... Yang ada hanyalah kamar yang kosong tiada penghuninya. Yang ada hanyalah baju yang digantung di lemari kamarnya. Tak ada lagi yang menyiapkan sarapan pagi untukmu makan... Tak ada lagi yang rela merawatmu sampai larut malam ketika engkau sakit... Tak ada lagi dan tak ada lagi yang meneteskan air mata mendo'akanmu di setiap hembusan nafasnya... Kembalilah segera... Peluklah ibu yang selalu menyayangimu... Ciumlah kaki ibu yang selalu merindukanmu dan berikanlah yang terbaik di akhir hayatnya.

Sahabat... berdo'alah untuk kesehatannya dan rasakanlah pelukan cinta dan kasih sayangnya. Jangan biarkan engkau menyesal di masa datang, kembalilah pada ibu yang selalu menyayangimu... Kenanglah semua cinta dan kasih sayangnya... Ibu... maafkan aku... Sampai kapanpun jasamu tak akan terbalas

16 September 2009

LIVE PERFORM & INTERVIEW ON TV



Saat saya bersama band saya (SOED) diberi kesempatan untuk tampil dan memberikan sedikit pendapat tentang Khazanah Musik Jazz di Indonesia.

SOED are:
- Hafid on Keyboards
- Nesya on Vocals
- Dimas on Guitars

Thanks and All The Best